vpay

VSIcenter.com | Peluang Bisnis VSI | Veritra Sentosa Internasional | Veritra Pay | Habs Pro | Bisnis Ustadz Yusuf Mansur

08/05/2011

MEMBACA MEMINDAI / CEPAT

Ada dua teknik membaca cepat yang dapat dilakukan untuk mengefisienkan waktu dan memberikan hasil yang efektif sesuai tujuan membaca. Dua cara membaca tersebut ialah membaca dengan teknik layap (skimming) dan membaca dengan teknik memindai (scanning).

1. SCANNING / MEMINDAI

Cara membaca memindai atau Scanning adalah cara membaca yang berguna untuk mencari bahan, data, atau kata yang hendak diketahui. Misalnya Kita hendak mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh seorang tokoh sejarah dalam satu buku yang menceritakan sejarah. Maka kita mencari nama tokoh sejarah tersebut dalam buku tersebut secara cepat.

Cara membaca Memindai adalah cara membaca secara cepat dari atas halaman hingga kebawah tanpa memperhatikan makna kalimat yang terkandung dalam baris-baris atau paragraf tersebut. Yang penting tujuannya tercapai yaitu mencari kata atau penggalan kata kalam satu tulisan yang panjang.

Cara kerja cara membaca memindai ini mirip jika kita menggunakan perintah “find” di komputer. Cara kerja membaca memindai ini dilakukan dengan cara membaca dari atas tetapi pusat pandangan tidak boleh berpindah-pindah dari kiri kekanan. Tetapi usahakan selalu terpusat ditengah-tengah bagian atas. Dengan melebarkan sudut pandangan kita maka kita akan dapat melihat semua kata dihalaman mulai dari kiri sampai yang paling kanan. Sehingga kita dapat membaca sekaligus seluruh kalimat dalam waktu kira-kira seperempat detik dalam satu baris. Artinya kita akan dapat membaca empat bari dalam satu detik atau mungkin kurang dari satu detik. Kita tentukan apa kata yang hendak kita cari dari buku tersebut, dan kita mulai membaca seperti yang diterangkan diatas mulai dari baris yang paling atas sampai yang paling bawah mencari kata yang telah ditentukan. Setelah bertemu dengan kata yang dicari maka ditandai. Kalau perlu catat no halamannya dan paragraf keberapa ini penting untuk mencari ulang, kita akan dengan mudah dapat menemukan kata yang dimaksud.

Cara membaca seperti ini sangat berguna untuk mencari data, fakta tentang sesuatu yang kita perlukan. Juga ketika kita ingin menjadikan rujukan misalnya kita pernah membaca sebelumnya, kita ingat kata-katanya, tetapi kita tidak tahu tempatnya berada dimana, dihalaman berapa, padahal tempat tersebut sangat berguna jika kita hendak membuat rujukan seperti catatan kaki dan sebagainya.

Sebelum kita mencari kata dalam buku perlu kita lakukan pemeriksaan, baca judul buku, pikirkan apakah kemungkinan kata yang kita cari sebagai kata kunci, dapat ditemukan dibuku tersebut. Jika tidak mungkin anda perlu meletakkan kembali buku ter sebut di raknya seperti semula dan mencari buku lain yang kira-kira kata kunci kita ada di dalamnya. Jika mungkin ada dalam buku tersebut, maka perlu anda periksa apakah buku tersebut mempunyai “index kata” biasanya diletakkan sebagai lampiran dibagian belakang. Jika ada cari berdasarkan abjad awal, misalnya anda ingin mengetahui tentang Soekarno maka cari di kelompok huruf “S” karena awal kata “Sukarno” tersebut huruf awalnya adalah huruf “S.” Jika ditemukan maka lihat halaman-halaman berapa saja yang mencantumkan kata “Soekarno” dalam buku tersebut. Langsung baca pindai ke halaman yang ditunjukkan. Jangan baca dari halaman pertama dari buku tersebut sampai akhir karena akan sangat tidak berdaya guna dalam menggunakan waktu, karena walaupun membaca memindai adalah cara membaca yang cepat, yaitu dengan kecepatan 6 halaman per menit, tetapi jika dilakukan dari halaman pertama sampai akhir, bisa memakai waktu satu jam untuk menyelesaikan buku setebal 360 halaman. Jika kita mempergunakan Daftar Index dibelakang buku, kita hanya membutuhkan waktu kurang dari sepuluh detik untuk satu halaman, tergantung banyaknya jumlah halaman yang ditunjukkan dalam index.
Jika buku tersebut tidak memuat daftar Indeks, maka baca dulu daftar isi, sehingga kita dapat menentukan pada bab berapa saja kata kunci yang dimaksud dapat kita temukan. Dengan melihat daftar isi buku tersebut bertujuan untuk mempersempit wilayah pencarian, sama seperti dengan menggunakan daftar indeks diatas. Karena makin sedikit wilayah pencarian semakin cepat kata tersebut ditemukan.

Cara kerja Baca Memindai
Anda harus tahu apa yang anda cari. Tetapkan dulu satu kata atau penggalan kata yang menjadi kata kunci.
Cari dihalaman mana anda dapat menemukan kata kunci tersebut, pergunakan indeks, yang ada dihalaman lampiran belakang buku.
Persempit wilayah pencarian jika tidak ada indeks, maupun ada indeks dibuku, dengan cara membaca didaftar isi. Jika anda menemukan nomor halaman di daftar indeks, periksa ulang nomor halaman tersebut di halaman daftar isi, ketahui pada Judul Bab dan Sub Judul apa nomor halaman itu berada. Perkirakan apakah sesuai kata kunci dan pemikiran yang kita cari dibawah Judul atau Sub Judul tersebut?
Baca Pindai halaman yang di temukan dan apabila ditemukan kata kunci yang dimaksud, baca satu kalimat tempat kata kunci tersebut berada.

Hal-Hal yang dapat memperlambat dalam membaca memindai
Pandangan mata yang mesti mengikuti kata perkata, dari kiri kekanan.
Membaca dengan mengeluarkan suara. Membaca memindai tidak mengeluarkan suara, dalam membaca cukup mempergunakan pandangan per baris dan menggunakan pikiran atau otak untuk menangkap kata.
Membaca dengan menggunakan mulut yang komat-kamit. Walaupun tidak bersuara, mulut yang komat-kamit dapat mengganggu dan memperlambat bacaan memindai.
membaca dengan menggunakan penunjuk, baik jari telunjuk, maupun alat seperti pinsil dan sebagainya. Membaca memakai alat petunjuk ini sangat mengganggu dalam membaca cepat. Tidak boleh pakai petunjuk.
Tergoda membaca keseluruhan secara pelan. Walaupun maksud mencari dalam baca memindai orang sering tergoda untuk membaca secara normal kata-kata yang ada di buku, apalagi bahasannya cukup menarik. Kalau tergoda seperti ini jika sadar catat halaman yang menarik tersebut dan bahasan yang menariknya. Sehingga kemudian dilain waktu anda dapat membaca lebih mendalam bab yang membuat tertarik tersebut. Catat Judul buku, Halaman dan tentang bahasan yang menarik, dan baca dilain waktu. Dengan demikian anda tidak kehilanga waktu dengan dalam mencari kata kunci, dan andapun tidak kehilang informasi penting yang telah anda temukan dibuku, karena anda dapat mengulangnya dilain waktu.

2. SKIMMING / TEKNIK LAYAP

Cara membaca ringkas ini bertujuan membaca secara cepat, untuk mengetahui isi buku atau tulisan dalam waktu yang relatif singkat. Tidak seperti membaca normal.

Cara seperti ini sangat berguna dalam memahami secara ringkas maksud penulis buku. Banyak orang pembaca lambat membawa buku kesana-kemari tetapi buku tersebut tidak pernah ia ketahui secara ringkas, karena ia belum sempat membacanya. Ia membawa buku kesana kemari dengan harapan ada waktu luang yang dapat ia pergunakan untuk membaca. Tetapi kenyataannya hampir tidak ada waktu luang yang ia pakai untuk membaca. Banyak cerita-cerita dari dosen yang selama ia kuliah S2 dan S3, masih ada Mahasiswa S3 yang hanya membawa buku kesana-kemari tapi tidak tahu isi bukunya. Ada juga cerita lain lagi, tugas mereview buku, bagi Mahasiswa S2, sampai waktu mempresentasikan tidak sempat membaca buku sampai tamat buku yang diberikan dosen. Sehingga pada suatu waktu ada yang mengajarkan cara membaca scheeming padanya, orang yang tahu cara membaca scheeming dapat menceritakan isi buku, dan ringkasan buku tersebut, bahkan sudah bisa membuat kritikal review walaupun buku tersebut baru ia terima sejam sebelumnya. Sedangkan orang yang tidak mengetahui cara membaca scheeming tidak dapat menceritakan apa-apa walaupun buku tersebut sudah ditangannya selama dua hari. Disinilah rahasianya!!

Cara membaca Scheeming dilakukan dengan cara membaca pokok-pokok kalimatnya saja. Menurut hasil penelitian ditemukan bahwa pokok kalimat yang ada disetiap parapgraf terdapat di awal paragraf 80%. Di akhir paragraf terdapat 10% dan ditengah-tengah paragraf 5%. Dan 5% lagi berada selain dari tiga tempat tersebut. Jadi yang dibaca hanya kalimat awal-awalnya saja. Kecuali paragraf pertama dan kedua, disetiap Bab, serta penutup atau kesimpulan, dibaca sepenuhnya. Selain itu dianjurkan pula Membaca Judul buku dan pikirkan selintas tentang makna apa saja yang terkandung didalamnya. Sehingga Otak kita akan memanggil memori tentang apa saja yang berkaitan dengan judul. Sehingga Otak kita dapat dengan mudah mencerna atas apa saja yang berkaitan dengan judul tersebut dan analisa ringkas mengenai judul tersebut.

Disarankan juga untuk membaca daftar isi sehingga si pembaca dapat dengan mudah memahami setiap judul Bab dan sub-sub judul yang terdapat dalam Bab tersbut. Sama seperti membaca memindai membaca membaca scheeming juga dianjurkan untuk mengetahui maksud penulis menulis buku tersebut, dengan membaca Kata pengantar.

Cara Membaca Scheeming

Baca Judul buku, makalah, Artikel, atau apa saja dan pikirkan sekilas tentang itu.
Baca Daftar Isi lebih mendalam, maksudnya setiap kalimat judul yang dibaca dibayangkan dan dipikirkan
Baca Paragraf pertama dan kedua dari Makalah atau artikel. Atau baca halaman pertama dan kedua dari Bab I buku tersebut.
Selanjutnya untuk makalah baca kalimat pertama setiap paragraf. Untuk buku buku diperlakukan sama dengan makalah atau artikel pada masing-masing Bab.
Baca paragraf terakhir pada tiap bab, jika dalam baca buku, atau paragraf terakhir berisi kesimpulan dalam Makalah atau artikel. Baca keseluruhan paragrafnya jangan sebagian-sebagian lagi

Dengan demikian anda telah dapat mengerti isi Makalah atau Artikel dalam sebuah jurnal dalam waktu sekejap. Perlakuan hal yang sama pada tiap-tiap bab dari buku tersebut, dan baca bab kesimpulan keseluruhannya yang hanya paling-paling berisi dua atau tiga halaman, kalau lebih anda dapat meringkasknya dengan cara membaca seperti Bab I.